ESP dan Pertanyaan yang Sering Lupa Ditanyakan: "Bahasa Inggris untuk Apa?"

05/24/2026Muhammad Zaid Syahid
a man and a woman sitting on a bench looking at a book

Setiap kali saya mulai mengajar kelas ESP, pertanyaan pertama yang saya ajukan selalu sama: "Kalian butuh bahasa Inggris untuk apa?"
Jawaban yang muncul biasanya: untuk lulus, untuk dapat kerja bagus, untuk bisa pergi ke luar negeri.
Semua valid. Tapi saya ingin lebih spesifik: dalam pekerjaan yang kamu bayangkan nanti, kapan tepatnya kamu akan pakai bahasa Inggris?
Pertanyaan itu biasanya disambut hening yang cukup panjang — dan itu justru bagus. Karena dari keheningan itulah pembelajaran yang lebih bermakna dimulai.
Mahasiswa keperawatan yang tahu mereka akan membaca jurnal klinis berbahasa Inggris punya motivasi belajar yang berbeda dari yang hanya tahu "perlu bahasa Inggris untuk kerja." Yang pertama punya target konkret. Yang kedua punya tujuan yang masih kabur.
Spesifisitas adalah bahan bakar motivasi.
Kalau kamu sedang belajar bahasa Inggris sekarang — coba tanya dirimu lebih konkret: situasi nyata apa yang ingin kamu bisa tangani dengan bahasa Inggris? Presentasi di depan kolega internasional? Menulis email ke klien luar negeri? Membaca dokumentasi teknis?
Temukan situasinya. Latihlah untuk situasi itu. Hasilnya akan terasa jauh lebih relevan.