Hal yang Tidak Diajarkan di Kelas tentang Menulis Akademik

05/16/2026Muhammad Zaid Syahid
person using black and silver laptop computer

Waktu saya pertama kali harus menulis paper ilmiah, tidak ada yang memberitahu saya bahwa draft pertama selalu jelek — dan itu normal.
Yang diajarkan: struktur, referensi, cara sitasi, perbedaan APA dan IEEE.
Yang tidak diajarkan: bahwa menulis adalah proses, bukan produk sekali jadi. Bahwa tulisan yang bagus lahir dari banyak revisi, bukan dari satu sesi inspirasi. Bahwa blank page yang bikin takut itu dialami semua orang — termasuk profesor senior yang paper-nya sudah ratusan.
Saya belajar ini dengan cara keras: menunggu terlalu lama untuk mulai, lalu panik di akhir.
Sekarang saya punya satu aturan sederhana yang saya bagikan ke mahasiswa: tulis dulu, edit nanti. Jangan edit sambil menulis. Dua mode itu butuh bagian otak yang berbeda, dan kalau dijalankan bersamaan, keduanya jadi tidak optimal.
Coba. Buka dokumen kosong. Tulis apapun yang ada di kepala tentang topikmu — jelek pun tidak apa. Nanti baru dibersihkan.
Tulisan yang ada selalu bisa diperbaiki. Tulisan yang belum ada tidak bisa apa-apa.